"ZEN"
Assalamu'alaikum, kembali lagi dengan saya Noval Cahya, kali ini saya akan membahas sedikit tentang Zen.
Apakah kalian sudah tau apa itu Zen? apa kalian masih bertanya tanya apa itu Zen? Langsung saja ke topik yang akan saya bahas di sini.
Zen adalah Langkah, ide, dan sikap untuk melakukan perbaikan atas hasil karya yang telah ada. Jadi, secara luas Zen adalah sikap atau respon kita terhadap suatu pekerjaan untuk di tingkatkan lagi dalam beberapa karakteristik seperti Design, warna, bentuk, maupun kegunaan tanpa meninggalkan unsur awal yang telah ada.
Sedikit cerita salah satu alumni wanita jurusan Interior Kapal SMKN 3 Buduran (Perkapalan) Sidoarjo mendatangi sebuah sosialisasi yang di selenggarakan sekolah dan bekerja sama dengan salah satu lembaga Jepang. Dari sekian rangkaian kalimat yang tertutur oleh orang jepang tersebut terdapat satu kata yang menarik bagi beliau yaitu kata "ZEN" kata tersebutlah yang membuat beliau ingin menuntut ilmu melalui program On the Job Training di Jepang.
Beliau pun bertanya tentang Arti "ZEN" kepada orang Jepang tersebut. Dari sekian penjelasan yang dapat di tarik kesimpulan bahwa "ZEN" adalah penerapan sikap pantang menyerah untuk mencapai solusi didalam suatu upaya pemecahan masalah ketika sedang menjalankan proses pekerjaan dengan di sertai ide atau gagasan.
Yang membuat menarik di sini adalah beliau orang pertama (Wanita) jurusan Interior Kapal SMKN 3 Buduran Sidoarjo yang sampai saat ini memilih negara Jepang sebagai tempat menimba ilmu melalui program On the Job Training. Dengan adanya kisah inspiratif beliau maka kami siswa siswi Interior Kapal kelas 12 mencoba menerapkan prinsip "ZEN" tersebut pada pekerjaan kami yaitu simulator kapal ruang ABK.
Di sini saya beri sedikit contoh perihal Zen, saya akan mengembangkan pekerjaan Plafon atap simulator ruang ABK kapal.
Bahan yang di gunakan :
1. Lampu LED ukuran (menyesuaikan) persegi
2. 4 Kayu balok dengan tinggi 7cm dan lebar 2, 5cm
3, 1 Mika buram bentuk persegi
4. Sekrup 5cm berjumlah 8
Alat yang di gunakan :
1. Bor tangan
Langkah-langkah :
Berikut adalah design awal yang saya buat, design ini akan saya ubah tetapi tidak menghilangkan unsur awal yang telah ada.
Yang pertama adalah letakkan/tempelkan lampu tepat ditengah-tengah ruang ABK Kapal, lampu yang digunakan adalah lampu LED
Kemudian berikan 4 penguat untuk mika yang akan ditempel dibawahnya nanti dengan menggunakan konstruksi penyekrupan, 1 sekrup di setiap penguat ke plafon
Dan yang terakhir berikan penutup dari mika buram. Sekrup mika ke penguat kayu yang sudah ada.
Tujuan saya memilih ZEN ini adalah :
1. Cahaya tidak langsung terkena mata sehingga tidak merusak mata;
2. Ruangan terlihat menjadi lebih elegan dan mewah;
3. Memiliki nilai estetika yang baik dan tinggi.
Dampak positif terhadap kita :
1. Tidak merusak mata;
2. Lebih nyaman ketika di dalam ruang ABK Kapal, karena cahaya yang membias tidak terlalu terang namun cukup.
Dampak negatif terhadap kita :
1. Mungkin cahaya tidak bisa mencapai bagian sudut ruangan, sehingga sudut-sudut ruangan agak redup;
2. Ruang ABK Kapal tidak terlalu terang sehingga jika kita membaca atau sedang belajar ataupun bekerja di meja kerja, mungkin kita memerlukan cahaya tambahan.
Sekian dari penjelasan saya tentang ZEN, semoga bermanfaat.
Jika ada yang kurang jelas, silahkan tambahkan pertanyaan di kolom komentar yang ada di bawah ini.
Assalamu'alaikum, kembali lagi dengan saya Noval Cahya, kali ini saya akan membahas sedikit tentang Zen.
Apakah kalian sudah tau apa itu Zen? apa kalian masih bertanya tanya apa itu Zen? Langsung saja ke topik yang akan saya bahas di sini.
Zen adalah Langkah, ide, dan sikap untuk melakukan perbaikan atas hasil karya yang telah ada. Jadi, secara luas Zen adalah sikap atau respon kita terhadap suatu pekerjaan untuk di tingkatkan lagi dalam beberapa karakteristik seperti Design, warna, bentuk, maupun kegunaan tanpa meninggalkan unsur awal yang telah ada.
Sedikit cerita salah satu alumni wanita jurusan Interior Kapal SMKN 3 Buduran (Perkapalan) Sidoarjo mendatangi sebuah sosialisasi yang di selenggarakan sekolah dan bekerja sama dengan salah satu lembaga Jepang. Dari sekian rangkaian kalimat yang tertutur oleh orang jepang tersebut terdapat satu kata yang menarik bagi beliau yaitu kata "ZEN" kata tersebutlah yang membuat beliau ingin menuntut ilmu melalui program On the Job Training di Jepang.
Beliau pun bertanya tentang Arti "ZEN" kepada orang Jepang tersebut. Dari sekian penjelasan yang dapat di tarik kesimpulan bahwa "ZEN" adalah penerapan sikap pantang menyerah untuk mencapai solusi didalam suatu upaya pemecahan masalah ketika sedang menjalankan proses pekerjaan dengan di sertai ide atau gagasan.
Yang membuat menarik di sini adalah beliau orang pertama (Wanita) jurusan Interior Kapal SMKN 3 Buduran Sidoarjo yang sampai saat ini memilih negara Jepang sebagai tempat menimba ilmu melalui program On the Job Training. Dengan adanya kisah inspiratif beliau maka kami siswa siswi Interior Kapal kelas 12 mencoba menerapkan prinsip "ZEN" tersebut pada pekerjaan kami yaitu simulator kapal ruang ABK.
Di sini saya beri sedikit contoh perihal Zen, saya akan mengembangkan pekerjaan Plafon atap simulator ruang ABK kapal.
Bahan yang di gunakan :
1. Lampu LED ukuran (menyesuaikan) persegi
2. 4 Kayu balok dengan tinggi 7cm dan lebar 2, 5cm
3, 1 Mika buram bentuk persegi
4. Sekrup 5cm berjumlah 8
Alat yang di gunakan :
1. Bor tangan
Langkah-langkah :
Berikut adalah design awal yang saya buat, design ini akan saya ubah tetapi tidak menghilangkan unsur awal yang telah ada.
Yang pertama adalah letakkan/tempelkan lampu tepat ditengah-tengah ruang ABK Kapal, lampu yang digunakan adalah lampu LED
Kemudian berikan 4 penguat untuk mika yang akan ditempel dibawahnya nanti dengan menggunakan konstruksi penyekrupan, 1 sekrup di setiap penguat ke plafon
Dan yang terakhir berikan penutup dari mika buram. Sekrup mika ke penguat kayu yang sudah ada.
Tujuan saya memilih ZEN ini adalah :
1. Cahaya tidak langsung terkena mata sehingga tidak merusak mata;
2. Ruangan terlihat menjadi lebih elegan dan mewah;
3. Memiliki nilai estetika yang baik dan tinggi.
Dampak positif terhadap kita :
1. Tidak merusak mata;
2. Lebih nyaman ketika di dalam ruang ABK Kapal, karena cahaya yang membias tidak terlalu terang namun cukup.
Dampak negatif terhadap kita :
1. Mungkin cahaya tidak bisa mencapai bagian sudut ruangan, sehingga sudut-sudut ruangan agak redup;
2. Ruang ABK Kapal tidak terlalu terang sehingga jika kita membaca atau sedang belajar ataupun bekerja di meja kerja, mungkin kita memerlukan cahaya tambahan.
Sekian dari penjelasan saya tentang ZEN, semoga bermanfaat.
Jika ada yang kurang jelas, silahkan tambahkan pertanyaan di kolom komentar yang ada di bawah ini.




Terima kasih atas penjelasanya, dan pengertian tentang zen, saya jadi lebih tau tentang apa itu zen
BalasHapusapa ada keuntungannya dengan menggunakan lampu LED pada ruang abk?
BalasHapusterimaksih atas materi yang sudah disampaikan, bagus. namun Bahasa yang digunakan kurang tepat, harusnya 'Elegant' bukan 'Ilegan'.
BalasHapus